Pendidikan

Pengertian dan Contoh Sikap Rela Berkorban

Rela berkorban adalah salah satu sikap yang harus dimiliki oleh setiap orang, khususnya buat seseorang yang mencintai tanah air, Indonesia.

Rasa nasionalisme yang kuat biasanya akan membuat seseorang rela melakukan hal terbaik untuk negaranya. Dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga bangsa dan Negara.

Lantas, apa saja contoh sikap rela dan mau berkorban dalam kehidupan sehari-hari? Simak.

Rela Berkorban untuk Bangsa dan Negara: Contoh Sikap dalam Kehidupan sehari-hari

Pengertian dan Contoh Sikap Rela Berkorban

Pengertian

Sesuai dengan namanya, arti dari istilah Rela dan Berkorban adalah secara ikhlas mau atau bersedia tanpa mengharapkan imbalan. Bukan untuk kepentingan diri sendiri melainkan untuk kepentingan orang lain. Dalam hal ini bisa orang lain dalam artian individu maupun sosial.

Dalam cakupan yang lebih luas, berarti rela, ikhlas, dan mau berkorban untuk kepentingan orang banyak, bahkan bangsa dan Negara.

Sikap ini mencerminkan adanya sebuah kesediaan dan keikhlasan. Meskipun itu mungkin akan membuatnya dalam posisi yang sulit.

Contoh sikap dalam kehidupan sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering melihat orang dengan sikap yang terpuji ini. Berikut beberapa contohnya;

  1. Di lingkungan sekolah, mau mengajari teman yang belum paham tanpa mengharap traktiran atau imbalan dari teman tersebut.
  2. Mau mengantarkan adik ke sekolah
  3. Di lingkungan keluarga, mau menemani dan mengajari adik belajar
  4. Mau membersihkan kamar sendiri dan membantu orang tua tanpa disuruh dan mengharap imbalan
  5. Di lingkungan sosial, membantu mereka yang sedang tertimpa bencana alam
Bisnis Pendidikan

Panduan Singkat Agar Mendapatkan Score 90

PTE Listening akan menjadi sangat sulit apabila Anda mengabaikan petunjuk yang ada serta tidak cukup mengerjakan latihan.

Untuk mendapatkan sumber materi yang baik tentang PTE Listening,silahkan Anda ikuti panduan dalam artikel ini dengan baik.

Untuk mengerjakan tugas-tugas PTE dan praktek, Saya sarankan metode Tes Mock Mini dari E2Language untuk pengembangan metode serta praktek Anda.

Materi untuk PTE Listening
Summarise spoken text
Listening multiple choice, choose multiple answersPTE Listening Test
Fill in the blanks
Highlight correct summary
Listening multiple choice, choose single answer
Select missing word
Highlight incorrect words
Write from dictation

Summarise spoken text

Penjelasannya adalah a) 35-40 ringkasan kedua dari teks lisan.

Dalam Summarise spoken text ini dilatih kemampuan dalam membuat catatan serta menentukan sebuah topik,lalu membuat gagasan, berlatih membuat paragraf dalam kalimat lengkap dengan tanda baca, tata bahasa serta ejaan yang benar, dengan langkah-langkah yang mudah diterima.

Dengarkan kata kunci …

Kata kunci dapat mencakup ide utama, tanggal, nama orang, nama tempat, statistik dan angka. Catat pada notepad Anda.

Setelah Anda mendengarkan teks lisan dan catatan diambil, Anda akan memiliki sepuluh detik untuk mengatur mereka. Kelompokkan ide-ide serupa bersama-sama. Anda perlu 5 sampai 6 kata kunci yang baik dan Anda mungkin memiliki lebih banyak catatan dari yang Anda butuhkan. Jadilah selektif untuk menangkap ide-ide utama dari teks.

Member E2Language diberikan kerangka untuk digunakan. Memilih kata kunci dari catatan Anda dan memasukkan mereka ke dalam kerangka kerja. Menguraikan satu atau dua kalimat.

Perhatikan waktu …

Yang menjadi perhatian berikutnya dalam test ini adalah masalah waktu. Ini sangat penting…

Materi diusahakan sudah selesai dalam hitungan 35 detik. Anda harus perhatikan waktu saat mulai berbicara. Dengan sering terus latihan Anda akan tahu kapan harus mempersingkat kalimat agar waktunya bisa tepat dan efisien. Silahkan Anda sering-sering berkunjung dan membuka website E2Language karena disana sudah disediakan materi latihan yang lengkap termasuk berlatih IELTS Academic secara umum, dan juga IELTS Speaking Tips, IELTS Reading Tips serta tips-tips lainnya dan materi untuk tugas Summarize Spoken Text guna menunjang latihan Anda.